Breaking

Tuesday, January 15, 2019

Bagaimana Cara Memotret dengan HP tapi Hasilnya Maksimal



wistakul.com - Kali ini Wista akan mengulas bagaimana memotret atau memfoto suatu objek dengan samartphone, tapi hasilnya sangat memuaskan.

Apakah kita harus seorang fotografer yang handal untuk mendapatkan hasil yang bisa dibilang maksimal dan fantastik? tentu saja tidak. Apakah kita harus mempunyai kamera yang mempunyai mega pixel yang super duper gede? tentu tidak dong!

Di sini Wista akan menjelaskan bagi kalian yang sedang belajar memotret, untuk pembelajaran tidak perlu repot-repot membeli kamera yang mahal nyampek puluhan juta. Kenapa begitu? ya takutnya mubasir, sudah beli mahal-mahal tapi kalian tidak ada kemauan untuk mengasah kemampuan memotretnya. Lain lagi jika kalian benar-benar ingin terjun ke dunia fotografer, dan dengan kamera tersebut dapat menghasilkan pundi-pundi rupiah.

Asalakan kalian tahu, pada saat ini smartphone yang harganya dua juataan sudah dilengkapi kamera yang mumpuni dan layak untuk mengabadikan momen-momen terindahmu.

Tidak sedikit smartphone saat ini dapat menghasilkan gambar-gambar yang tajam, tak jauh ketinggalan oleh kamera profesional Digital Single lens Reflex (DSLR).

 Hal itu bukan semata-mata karena tingkat tingginya megapixel kamera smartphone tersebut. Bahkan dengan resolusi standartpun dapat menghasilkan kualitas gambar yang baik.

Setelah Wista membahas sedikit tentang smartphone dan bagaimana cara menghasilkan gambar yang maksimal di smartphone, tidak terlepas dari teknik dasar fotogradi dan perangkat kamera yang perlu kalian ketahui.

Saatnya kita belajar tips bagaimana cara memotret bagi pengguna smartphone, tips mengambil gambar di samrtphone menjadi tampak profesional.

1. Lensa kamera smartphone

Pengecekan lensa kamera pada smartphone
Tanpa di sengaja atau memang sudah kebiasaan jika melatakkan smartphone kalian sembarangan tidak menempatkan dalam kondisi yang baik. Hal ini tidak menutup kemungkinan lensa smartphone kalian akan kotor bisa juga timbul goresan pada lensa. Tetu saja hasil pengambilan gambar kurang maksimal. Sebelum melakukan aktivitas pemotretan periksalah terlebih dahulu lensa kamera smartphone Anda, apakah sudah keadaan kinclong?

2. Pencahayaan ruangan

Pencahayaan ruangan
Yang kedua ini adalah mengenai pencahayaan ruangan, karena tidak semua smartphone memiliki fitur pengambilan sebuah foto atau gambar dalam kondisi pencahayaan yang begitu minim. Nah, jika kalian ingin mengeksplor gambar. Sebaliknya periksalah dulu kondisi pencahayaan agar hasilnya sempurna.

3. Kualitas tinggi

Pengaturan resolusi kamera
Kualitas tinggi sangat dibutuhkan sekali, jika anda baru membeli smartphone kadang dari pengaturan dari pabrik dibuat default atau normal. Sebelum melakukan pengambilan gambar, diharuskan untuk melakukan pengaturan di kamera smartphone anda terlebih dahulu, buat kualitas yang maksimal agar memperoleh kualitas benar-benar sempurna. Dalam melakukan high quality tidak perlu ragu untuk menggunakannya dengan alasan menguras ruang penyimpanan karena memori smartphone zaman sekarang bukan di era 90an, yang takut menyimpan data besar.

Saat ini memori eksternal maupun internal smartphone gede-gede lho. Sekarang sudah tidak zamannya lagi memori 128, 256M, dan wista rasa sudah tidak diproduksi lagi di pasaran.

Jadi jangan ada alasan menguras media penyimpanan sehingga kalian tidak menyeting high quality. Jika ada permasalahan dengan kapasitas penyimpanan, wista sarankan agar file kalian di pindahkan terlebih dahulu ke media ekternal, hardisk kalian. Atau bisa juga via online, jangan khawatir sekarang banyak sekali situs yang menyediakan layanan penyimpanan data secara gratis.



4. Posisi pengambilan gambar 

Posisi pengambilan gambar
Posisi pemotretan atau pengambilan gambar ini sangat penting sekali. Walaupun kamera kalian bagus megapixelnya tinggi jika pemotretan tidak cocok maka akan mengurangi nilai estetika dan tentunya hasilnya tidak cukup memuaskan. Agar mendapatkan hasil yang bagus disarankan pengguna smartphone menggunakan posisi memotret horizontal daripada menggunakan posisi vertikal. 


5. Penggunaan komposisi


Jika kalian telah memahami sebuah teknik fotografi, komposisi ini pasti telah dijadikan panduan utama. Lain lagi jika belum paham dan tidak tahu sama sekali. Wista menyarankan gunakanlah komposisi 1/3 atau 2/3 bagian supaya frame gambar yang dihasilkan menjadi jelas.


6. Memodifikasi hasil gambar dengan bantuan perangkat lunak

digital imaging atau foto manipulasi


Nah! ini adalah proses yang terakhir ibaratkan sebuah pelengkap atau bumbu-bumbu penyedap rasaagar hasilnya menjadi fantastis dan sempurna, tapi kadang ada sebagian fotografer tidak menggunakan cara ini, mereka memilih secara natural dan apa adanya sesuai apa yanf di potret.

Piranti perangkat lunak bisa anda dapatkan di internet dan jangan khawatir karena semua itu free alias tidak perlu mengeluarkan uang untuk membeli perangkat tersebut. Bila kalian suka bermain-main dengan digital imaging atau foto manipulasi, alangkah baiknya gunakan Adobe Photoshop, dan apabila suka selfie banyak tersedia di aplikasi yang ada di google play store dan salah satunya adalah  BeautyPlus? Cari tahu mengapa 300 juta memilih BeautyPlus untuk mengedit hasil selfie, gambar, dan video. Karena BeautyPlus menawarkan alat pengeditan foto yang sederhana namun sangat bagus sekali, efek artistik, filter augmented reality (AR) dan banyak lagi yang dapat digunakan untuk menjadikan selfie Anda.

Silahkan pilih komentar kalian via Disqus, Blogger, Facebook dan berikan saran di bawah ini. Jika artikel ini layak untuk di share, silahkan share ke medsos kalian. Terima kasih :)  


Blogger
Disqus
Pilih Sistem Komentar Yang Anda Sukai

No comments