Breaking

Wednesday, January 23, 2019

Kuliner Antimainstream dari Luar Negeri Nomor Dua Paling Berbahaya


wistakul.com - Jika sedang berwisata ke luar negeri, salah satu hal penting dan tidak terlewatkan adalah melakukan petualangan kuliner ke Negara lain, dan ingin mencicipi berbagai kuliner khas dari negara tersebut.
Seperti yang kalian ketahui, sama seperti di Negara kita yaitu Indonesia banyak makanan dan minuman dari berbagai daerah kita temui, tapi yang Wista share kali ini adalah kuliner yang ada di luar negeri sebagai informasi. Biasanya makanan dan minuman khas ini akan mudah kamu jumpai di tempat-tempat pariwisata atau pasar kuliner di pusat kota.

Setiap penjelajah kuliner pastinya ingin mendapatkan sensasi yang berbeda ketika liburan, bisa saja lakukan dengan mencoba kuliner antimainstream yang biasanya tidak terlalu mudah untuk kamu temui.

Hal ini cocok banget nih buat kalian yang suka sama tantangan, karena beberapa kuliner antimainstream ini dapat dikatakan termasuk kategori kuliner ekstrem.
Makanan antimainstream tidak semuanya menggunakan bahan mentah yang ada di benak kita, melainkan makanan yang menggunakan bahan baku tidak biasa pada umunya. Mugkin bagi kalian yang ingin mencicipi kuliner antimainstream ini bakal punya petualangan kuliner yang berbeda dari biasanya yang jarang ditemui di Negara-negara lain.
Untuk lebih jelasnya Wista akan jelaskan di bawah ini

1. Haggis Skotlandia.

Haggis

Kuliner antimainstream dari Skotlandia. Kudapan khas dari negeri yang terkenal dengan kilt, pakaian tradisionalnya, ini terbuat dari jeroan domba seperti paru dan hati yang kemudian dibungkus dengan lambung domba atau hewan lainnya, lalu direbus selama tiga jam penuh.
Ini terdengar mengerikan, tapi makanan ini diklaim lezat. Makanan ini dilarang di Amerika Serikat karena adanya larangan penggunaan paru-paru sapi.

2. Ikan fugu dari Jepang.

Ikan fugu

 

Meski ikan fugu atau ikan buntal bentuknya sangat lucu tetapi mereka juga dikenal sebagai ikan paling beracun. Kulit dan hati ikan ini mengandung racun mematikan jika dikonsumsi. Namun nyatanya di Jepang terdapat sushi dan sashimi dari ikan fugu.

Bila terkontaminasi oleh racunnya yang setara dengan 140.000 kali heroin, manusia akan lumpuh dan meninggal karena sesak nafas. Sampai saat ini, belum ada penawar dari racun ikan Fugu.Akibat racun yang terkandung dalam ikan ini, salah satu syarat untuk dapat menyajikan menu ikan ini seorang chef harus mendapatkan sertifikasi dari pemerintah Jepang.

Proses dertifikasi ini juga melibatkan beberapa tahun pelatihan ketat dan pengujian. Semua ini dilakukan agar ikan fugu aman untuk dikonsumsi, karena sedikit saja kesalahan dapat berakibat fatal.
Meski berbahaya, namun rasa Ikan Fugu cukup membuat banyak peminatnya. Rasanya sangat enak dengan tekstur halus seperti daging gurita tapi tidak kenyal.

3. Larva semut dari Meksiko.

Larva semut dari Meksiko

 

Jika melihat dari bentuknya mungkin mirip salad dari biji-bijian, tapi perhatikan lagi. Biji-bijian ini sebenarnya merupakan larva semut atau sering disebut kaviar serangga. Larva semut dipandang sebagai makanan lezat bangsa Meksiko dan konsumsinya sudah jauh dari zaman Aztek. Telur semut dipanen sistem akar tanaman seperti agave. Larva semut biasa dimakan sebagai isian taco, omelet, atau begitu saja, bagaimana apakah kalian tertarik untuk mencicipinya.

4. Puding hitam dari Irlandia.

 
Puding hitam dari Irlandia


Makanan antimainstream yang terakhir adalah puding hitam, ini memang berwarna hitam,bentuknya lebih menyerupai sosis yang umumnya bisa ditemukan di Perancis, Inggris serta Jerman. Namun makanan yang biasa disajikan sebagai menu sarapan ini merupakan kudapan khas dari Irlandia. Bahan bakunya terbuat dari darah sapi atau darah babi yang dimasak sampai mengental. Dalam beberapa resep terkadang dicampur dengan bulir oat (grit) dan biasa disajikan dengan telur ceplok sebagai menu sarapan.

    Silahkan pilih komentar kalian via Disqus, Blogger, Facebook dan berikan saran di bawah ini. Jika artikel ini layak untuk di share, silahkan share ke medsos kalian. Terima kasih :)

Blogger
Disqus
Pilih Sistem Komentar Yang Anda Sukai

No comments