Breaking

Monday, July 29, 2019

Wisata Lumpur Lapindo


wistakul.com - Beberapa tahun silam, Porong didera bencana yaitu keluarnya lumpur yang sampai menenggelamkan rumah dan sawah. Kini, kawasan tersebut malah jadi objek wisata yang tak biasa bagi para turis yang melancong ke Sidoarjo, Jatim.

Dalam berjalannya waktu, warga Sidoarjo rupanya tidak ingin meratapi hal tersebut. Lokasi lumpur yang sebagian mengering kini menjadi lokasi wisata yang menarik perhatian pengunjung. Para pengunjung lokal hingga asing banyak yang berdatangan ke Wisata Lumpur Lapindo untuk menyaksikan secara langsung kuasa Tuhan.

Lumpur Lapindo ini berlokasi di Porong, Sidoarjo, Jawa Timur. Lumpur Lapindo terus menyembur, asap putihpun masih terlihat dengan jelas mengepul dari tempat saya melihat lokasi, yang katanya merupakan pusat semburan lumpur. Padahal dari tempat saya berdiri ke pusat asap itu terlihat sangat jauh, entah berapa kilometer jauhnya. Jadi bisa dibayangkan seberapa besar lokasi yang terendam lumpur tersebut. Ribuan rumah, masjid ikut terendam lumpur, sawahpun, telah tertutup dengan muntahan lumpur. Semuanya tak luput dari hantaman gunungan lumpur Lapindo.

Pemerintah Kabupaten Sidoarjo, Jawa Timur, mengembangkan destinasi wisata Lumpur Sidoarjo pada tahun 2018 dengan memanfaatkan lahan bekas Pasar Porong untuk memudahkan wisatawan menikmati lokasi tersebut.

Dari kawasan wisata Lumpur Lapindo, sejauh mata memandang yang terlihat adalah genangan lumpur. Lokasi yang dulunya adalah tempat tinggal ribuan penduduk ini sampai sekarang masih mengepulkan asap putih dari pusat semburan

Kalau kamu penasaran juga dengan genangan lumpur yang beritanya menyita perhatian publik beberapa tahun belakangan, datanglah pagi atau sore hari agar terhindar dari cuaca yang sangat terik. Untuk berkeliling daerah semburan lumpur, terdapat sejumlah warga korban peristiwa Lapindo yang menyediakan jasa ojek.

Beberapa warga memanfaatkan kondisi ini sebagai objek wisata. Mereka menyediakan jasa ojek untuk mengantarkan pelancong ke titik semburan. Dari sana, pemandangan lumpur kian dekat dari pandangan mata.

Berkunjung ke Wisata Lumpur Lapindo merupakan hal yang sangat mengharukan, memilukan dikarenakan sudah banyak merenggut kesejahteraan rakyat..Pengunjung akan menyaksikan luasnya hamparan lumpur yang telah mengeras. Karena semua bangunan telah tenggelam, lokasi ini terasa sangat berangin sehingga mengalahkan terik matahari yang bersinar. Pengunjung juga dapat melihat banyak patung manusia yang diletakkan dengan membawa berbagai perabotan rumah tangga, seolah menggambarkan karakter warga yang menjadi korban. Beberapa patung terlihat hanya separuh badan seperti tenggelam dimakan lumpur.

Pada awalnya lumpur itu menyembur di sebuah sawah dekat tempat pengeboran gas yang dimiliki oleh Lapindo Brantas.

Lapindo bersikeras bahwa bencana itu disebabkan oleh gempa bumi yang terjadi 280 kilometer dari tempat itu dua hari sebelumnya. Tetapi Davies dan geolog lainnya mengatakan bahwa pengeboran itulah yang menjadi pemicu terjadinya semburan lumpur.

Sejak terjadinya semburan lumpur tersebut, Pemerintah RI telah melakukan pengerukan lumpur panas tersebut untuk mengalirkannya ke sungai dan pada akhirnya akan menuju ke laut, merusak ekosistem laut tidak dapat di pungkiri akan mencemari air. Sebagian dari ilmuwan memperkirakan lumpur tersebut akan terus mengalir kurang lebih selama 26 tahun, tapi ilmuwan lainnya mengatakan lumpur itu bisa mengalir terus hingga 80 tahun.



Blogger
Disqus
Pilih Sistem Komentar Yang Anda Sukai

No comments